Edukatif! MPLS SD di Boyolali Ini Diberi Edukasi Menyeberang Jalan hingga P3K

Edukatif! MPLS SD di Boyolali Ini Diberi Edukasi Menyeberang Jalan hingga P3K
Siswa baru SD Muhammadiyah PK Boyolali saat berlatih menyeberang pada Senin (13/7/2026). (Istimewa/SD Muhammadiyah PK Boyolali)

Swaraaktual.com, BOYOLALI — Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Boyolali tahun ajaran 2026/2027 dikemas dengan berbagai kegiatan edukatif. Selain mengenalkan lingkungan sekolah, siswa baru juga dibekali pengetahuan tentang keselamatan berlalu lintas, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), hingga budaya membaca.

Wakil Kepala SD Muhammadiyah PK Boyolali Bidang Kesiswaan, Yesi Tri Wulandari, mengatakan sekolah menerima 112 siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027. Kegiatan MPLS berlangsung selama sepekan, mulai Senin hingga Jumat (13-17/7/2026), dengan melibatkan sejumlah instansi.

Menurut Yesi, tema MPLS tahun ini mengajak siswa belajar langsung bersama “pahlawan di jalan”, “pahlawan kesehatan”, dan “pahlawan pendidikan” melalui kolaborasi dengan kepolisian, PMI, hingga perpustakaan daerah.

Pada hari pertama, Satlantas Polres Boyolali memberikan edukasi mengenai tata cara menyeberang jalan yang aman serta pengenalan rambu-rambu lalu lintas kepada siswa kelas I.

“Setelah diberikan edukasi teori, anak-anak diberikan praktik langsung menyeberang jalan di zebra cross depan sekolah. Hal ini penting diajarkan karena kebetulan sekolah kami terletak di pinggir jalan. Anak-anak akan sering menyeberang jalan, jadi setidaknya mereka paham cara menyeberang jalan yang benar,” kata Yesi kepada Espos, Rabu (15/7/2026).

Dalam praktik tersebut, siswa diajarkan melihat kondisi jalan dengan menoleh ke kanan dan kiri sebelum menyeberang melalui zebra cross.

Pada hari-hari berikutnya, sekolah juga menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Boyolali untuk memberikan materi teori dan praktik penanganan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), seperti membantu teman yang terjatuh di lingkungan sekolah.

Selain itu, Perpustakaan Daerah Boyolali menghadirkan layanan perpustakaan keliling guna menumbuhkan minat baca sejak dini.

“Kami juga menggandeng perpustakaan keliling dari Perpusda Boyolali untuk hadir di sekolah agar anak-anak antusias membaca buku,” ujarnya.

MPLS juga diisi dengan demonstrasi 10 kegiatan ekstrakurikuler yang dimiliki sekolah, seperti drumband, bela diri, dan berbagai kegiatan lainnya. Melalui kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan pilihan ekstrakurikuler yang dapat diikuti selama satu tahun ajaran.

Selain itu, para siswa mengikuti senam Anak Indonesia Hebat, belajar menyanyikan lagu bertema kerukunan, mengenal gerakan Indonesia ASRI, hingga kegiatan tadabur alam di sekitar lingkungan sekolah.

Yesi berharap kolaborasi dengan berbagai instansi tersebut dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik.

“Kami terus berusaha memberikan pembelajaran yang bermakna untuk anak-anak. Selain pembelajaran di kelas, anak-anak juga bisa belajar langsung dari para praktisi di lapangan,” katanya.

Salah seorang siswa baru, Alika Ashidqia Humaira, mengaku menikmati seluruh rangkaian kegiatan MPLS.

“Suasana MPLS seru sekali karena ada menerbangkan balon, lalu ada Spiderman, terus belajar bersama Pak Polisi sehingga latihan menyeberang,” ujarnya.

Leave a Reply