Swaraaktual.com, BRUSSELS — Italia memasuki fase paling intens dari gelombang panas ketiga sepanjang 2026. Suhu udara di wilayah Sardinia bahkan diperkirakan mencapai 45 derajat Celsius pada akhir pekan ini, memicu kekeringan parah hingga krisis pasokan air bersih di sejumlah daerah.
Kantor berita ANSA melaporkan, Selasa (14/7/2026), otoritas Italia memperluas status siaga cuaca ekstrem di wilayah tengah dan selatan menyusul meningkatnya risiko dampak gelombang panas.
Jumlah kota berstatus Siaga Merah, atau tingkat peringatan tertinggi, bertambah dari dua kota pada Senin menjadi empat kota pada Selasa. Jumlah tersebut diperkirakan meningkat menjadi tujuh kota pada Rabu.
Para ahli meteorologi memperkirakan suhu di sebagian besar wilayah tengah dan selatan Italia berkisar antara 39 hingga 41 derajat Celsius, sedangkan wilayah pedalaman Sardinia berpotensi mencatat suhu hingga 45 derajat Celsius pada Jumat mendatang.
Ahli meteorologi Federico Brescia menyebut kondisi tersebut sebagai fenomena yang luar biasa karena panas ekstrem telah mendorong batas titik beku (freezing level) hingga berada di atas ketinggian 5.000 meter.
Krisis Air hingga Aksi Mogok
Kota Florence telah berstatus Siaga Merah sejak 8 Juli dan diperkirakan tetap berada pada level risiko tertinggi hingga Rabu. Suhu di kota tersebut diperkirakan mencapai 37 hingga 39 derajat Celsius, dengan hawa panas yang sudah terasa sejak dini hari.
Selain Florence, kota Perugia, Brescia, dan Turin juga telah masuk kategori Siaga Merah. Sementara Bologna, Frosinone, dan Roma diperkirakan menyusul pada Rabu.
Adapun Genoa dan Verona masih berada dalam status Siaga Oranye karena tingginya risiko gangguan kesehatan bagi kelompok rentan, seperti lansia dan anak-anak.
Di wilayah utara, kawasan Piedmont menghadapi krisis air bersih akibat minimnya curah hujan dan suhu tinggi yang berkepanjangan. Pemerintah daerah bahkan meminta tambahan pasokan air dari wilayah tetangga, termasuk Lembah Aosta dan Kanton Ticino di Swiss, untuk menjaga kebutuhan masyarakat dan sektor pertanian.
Sekitar 100 munisipalitas di Piedmont telah memberlakukan pembatasan penggunaan air bersih. Di sejumlah daerah pegunungan, warga kini bergantung pada distribusi air menggunakan truk tangki.
Gelombang panas juga memicu kekhawatiran terhadap keselamatan pekerja. Di Florence, para kurir layanan pengantaran makanan Glovo dan Deliveroo berencana menggelar aksi mogok pada Rabu sebagai bentuk protes terhadap kondisi kerja di tengah suhu ekstrem.
Merespons situasi tersebut, sejumlah pemerintah daerah di Italia mulai memberlakukan larangan bekerja di luar ruangan pada jam-jam terpanas guna mengurangi risiko gangguan kesehatan bagi para pekerja.
Sumber: Anadolu

Leave a Reply