Swaraaktual.com, SUKOHARJO—Kodim 0726/Sukoharjo berkolaborasi dengan Dua Naga Corporation membangun enam sumur bor di Kecamatan Gatak dan Kartasura. Pembangunan sumur bor tersebut merupakan bagian dari program TNI Manunggal Air yang menyasar pondok pesantren dan masyarakat sekitar.
Enam titik pembangunan sumur bor berada di Pondok Muhammadiyah Boarding School Desa Jati, Kecamatan Gatak; Masjid Al-Mukmin Desa Trosemi, Kecamatan Gatak; MI Muhammadiyah Trangsan; serta Pondok Muhammadiyah Boarding School Smaga di Desa Trangsan, Kecamatan Gatak.
Selain itu, sumur bor juga dibangun di Pondok Pesantren Tahfiz Quran (PPTQ) Al Rasyid Putri di Desa Ngemplak, Kecamatan Kartasura, dan PPTQ Al Rasyid Putra di Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura.
Komandan Kodim (Dandim) 0726/Sukoharjo, Letkol Inf Reza Sahputra, mengatakan pembangunan sumur bor merupakan bagian dari program TNI Manunggal Air yang dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia untuk membantu masyarakat mendapatkan akses air bersih.
“Air menjadi kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari. Sumur bor yang dibangun bisa bermanfaat bagi para santri dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih,” kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima Espos, Senin (22/6/2026).
Menurut Reza, program tersebut menjadi bentuk kontribusi TNI dalam membantu masyarakat, terutama saat musim kemarau ketika kebutuhan air bersih semakin meningkat.
Bantu Kebutuhan Air Bersih Santri
Selain membangun sumur bor, Kodim Sukoharjo juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
“TNI hadir untuk membantu masyarakat yang kesulitan air bersih. Apalagi saat ini musim kemarau. Sumur bor bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari,” ujar Reza.
Sementara itu, Founder Dua Naga Corporation, Luki Adhi Sulaksono, mengatakan akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi.
Menurut dia, pembangunan sumur bor di lingkungan pondok pesantren diharapkan mampu mendukung kebutuhan air bersih bagi para santri sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Luki mengapresiasi program TNI Manunggal Air yang dinilai memiliki dampak langsung bagi masyarakat.
“Saya berharap pembangunan sumur bor bisa memberikan manfaat jangka panjang. Tentunya, diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup santri dan masyarakat,” ujar dia.

Leave a Reply