Swaraaktual.com, SEMARANG — Kebakaran melanda Gedung Metro Sport Center di Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (4/5/2026) sekitar pukul 19.20 WIB. Lima orang dilaporkan menjadi korban dan berhasil dievakuasi, sebagian di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit.
Pantauan Espos di lokasi hingga pukul 21.15 WIB, sejumlah warga yang sempat terjebak di dalam gedung berhasil dievakuasi menggunakan tangga mobil pemadam kebakaran (Damkar). Saat ini, petugas masih melakukan proses pendinginan di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Tim Inafis Polrestabes Semarang masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki sumber api.
Seorang saksi mata, Apriliani, mengaku mendengar teriakan warga sebelum muncul asap hitam pekat dari dalam gedung. Tak lama kemudian, terdengar suara ledakan keras yang diduga berasal dari area Gedung Gereja Bethel Indonesia di kompleks tersebut.
“Ada orang teriak, terus asap hitam mengepul. Lalu terdengar ledakan keras dari bawah gereja. Kencang sekali sampai kaca-kaca seperti pecah semua,” kata Apriliani di lokasi, Senin malam.
Ia juga menyebut sempat terjadi kepanikan saat asap mulai membesar. Menurutnya, di lantai dua terdapat area servis AC dengan dua orang di dalamnya, sementara kondisi lantai tiga belum diketahui secara pasti.
“Kalau di tempat saya, servis AC di lantai dua ada dua orang dan sudah turun. Kalau di lantai tiga saya kurang tahu ada berapa orang,” ujarnya.
Damkar Kerahkan 7 Unit, 50 Personel Turun ke Lokasi
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono, menyampaikan pihaknya mengerahkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran dengan sekitar 50 personel untuk menangani kebakaran tersebut.
Petugas berhasil mengevakuasi dua orang yang sempat terjebak di lantai atas gedung.
“Yang kami evakuasi ada dua orang. Informasinya mereka berada di lantai tiga, di area mes. Keduanya sudah berhasil kami selamatkan,” kata Tantri.
Ia menambahkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan belum dapat dipastikan. Namun dugaan sementara api berasal dari lantai dasar gedung.
“[Penyebab] kebakaran sementara belum diketahui. Tetapi dugaan sementara api berasal dari lantai dasar, di area gereja,” ucapnya.
Sementara itu, pengemudi ambulans RS Samsoe Hidayat, Pratama, menyampaikan terdapat lima korban yang dievakuasi ke rumah sakit. Satu korban masih mendapat penanganan di lokasi karena kondisinya relatif stabil.
“Total ada lima korban. Satu korban masih ditangani di TKP karena kondisinya lebih stabil. Dari hasil pengamatan, satu korban mengalami gangguan pernapasan diduga akibat menghirup asap, sementara dua korban lainnya mengalami luka bakar cukup serius,” jelasnya.

Leave a Reply